Hadits Bilal bin Al Harits Al Muzanni Radliyallahu ta’ala ‘anhu

189. Hadits Bilal bin Al Harits Al Muzanni Radliyallahu ta’ala ‘anhu

حديث بلال بن الحارث المزني رضي الله تعالى عنه

Riwayat #1

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ اللَّيْثِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَلْقَمَةَ عَنْ بِلَالِ بْنِ الْحَارِثِ الْمُزَنِيِّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مَا يَظُنُّ أَنْ تَبْلُغَ مَا بَلَغَتْ يَكْتُبُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بِهَا رِضْوَانَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مَا يَظُنُّ أَنْ تَبْلُغَ مَا بَلَغَتْ يَكْتُبُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهَا عَلَيْهِ سَخَطَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
قَالَ فَكَانَ عَلْقَمَةُ يَقُولُ كَمْ مِنْ كَلَامٍ قَدْ مَنَعَنِيهِ حَدِيثُ بِلَالِ بْنِ الْحَارِثِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Amr bin ‘Alqamah Al Laitsi dari Bapaknya dari kakeknya dari Bilal bin Al Harits Al Muzni berkata; Rasululloh Shallallohu’alaihiwasallam bersabda: ” ada seorang laki-laki yang hanya mengucapkan sepatah kata yang diridlai Alloh Azzawajalla, dia tidak menduga (perkataan tersebut) pengaruhnya sampai sedemikian rupa hingga Alloh Azzawajalla mencatatnya dalam keridlaan-Nya sampai Hari Kiamat. Sebaliknya ada seseorang yang mengucapkan sepatah kata yang dibenci Alloh Azzawajalla, dia tidak menduga akibatnya sedemikian rupa hingga Alloh menetapkan kemurkaan-Nya karena ucapan itu sampai Hari Kiamat” (Bilal bin Al Harits Al Muzni Radliallohu’anhu) berkata; ‘Alqamah berkata; berapa banyak perkataan yang saya tahan karena hadis Bilal bin Al Harits tersebut.

Riwayat #2

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ بِلَالٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسْخُ الْحَجِّ لَنَا خَاصَّةً أَمْ لِلنَّاسِ عَامَّةً قَالَ بَلْ لَنَا خَاصَّةً

Telah menceritakan kepada kami Suraij bin An-Nu’man berkata; telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz yaitu Ibnu Muhammad, berkata; telah mengabarkan kepadaku Ibnu Rabi’ah bin Abu Abdurrahman dari Al Harits bin Bilal dari Bapaknya berkata; Saya berkata; “Wahai Rasululloh, apakah perkara membatalkan haji dengan sengaja adalah sesuatu yang khusus buat kita atau untuk ummat secara umum?” (Rasululloh Shallallohu’alaihiwasallam) menjawab, “Itu hanya untuk kita secara khusus”

Riwayat #3

حَدَّثَنِي قُرَيْشُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الدَّرَاوَرْدِيُّ قَالَ أَخْبَرَنِي رَبِيعَةُ بْنُ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ سَمِعْتُ الْحَارِثَ بْنَ بِلَالِ بْنِ الْحَارِثِ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ مُتْعَةَ الْحَجِّ لَنَا خَاصَّةً أَمْ لِلنَّاسِ عَامَّةً فَقَالَ لَا بَلْ لَنَا خَاصَّةً

Telah menceritakan kepadaku Quraisy bin Ibrahim berkata; telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Ad-Darawardi berkata; telah menceritakan kepadaku Rabi’ah bin Abu Abdurrahman berkata; saya telah mendengar Al Harits bin Bilal bin Al Harits menceritakan dari Bapaknya berkata; Wahai Rasululloh, bagaimana pendapat anda tentang Haji tamattu`, apakah khusus bagi kami atau untuk semua manusia?. Beliau bersabda: “Itu hanya bagi kita”.

Leave a Reply