Category Archives: Pakaian dan perhiasan

Larangan berbohong dalam hal pakaian dan lainnya, dan menampakkan kepuasan dengan apa yang tidak ada kenyataan.

1050. Larangan berbohong dalam hal pakaian dan lainnya, dan menampakkan kepuasan dengan apa yang tidak ada kenyataan.

النهي عن التزوير في اللباس وغيره والتشبع بما لم يعط

Riwayat #1

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَعَبْدَةُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ امْرَأَةً قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقُولُ إِنَّ زَوْجِي أَعْطَانِي مَا لَمْ يُعْطِنِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّعُ بِمَا لَمْ يُعْطَ كَلَابِسِ ثَوْبَيْ زُورٍ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abdillah bin Numair; Telah menceritakan kepada kami Waki’ dan ‘Abdah dari Hisyam bin ‘Urwah dari Bapaknya dari ‘Aisyah bahwa ada seorang perempuan berkata; “Ya Rasululloh aku adakalanya menyebarkan isu ‘Sesungguhnya suamiku memberiku demikian-demikian, padahal apa yang aku katakan hanyalah bualan belaka, tanggapan anda? Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Orang yang menampak-nampakkan kepuasan dengan sesuatu yang sebenarnya tidak diberikan kepadanya, sama artinya dengan memakai dua helai baju palsu (penuh dosa).’

Riwayat #2

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ فَاطِمَةَ عَنْ أَسْمَاءَ
جَاءَتْ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّ لِي ضَرَّةً فَهَلْ عَلَيَّ جُنَاحٌ أَنْ أَتَشَبَّعَ مِنْ مَالِ زَوْجِي بِمَا لَمْ يُعْطِنِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّعُ بِمَا لَمْ يُعْطَ كَلَابِسِ ثَوْبَيْ زُورٍ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ كِلَاهُمَا عَنْ هِشَامٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abdillah bin Numair; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdah; Telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Fathimah dari Asma’ katanya; “Seorang wanita datang kepada Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam seraya berkata; ‘Aku mempunyai madu (isteri suaminya yang lain). Berdosakah kalau aku menampak-nampakkan kepuasan diri dengan harta suamiku yang sebenarnya tidak diberikan kepadaku? ‘ Jawab Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam: ‘Orang yang menampak-nampakkan kepuasan dengan apa yang tidak diberikan suaminya, sama dengan memakai dua helai baju palsu (penuh dosa).’ Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, demikian juga telah diriwayat dari jalur lainnya, telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Abu Mu’awiyah keduanya dari Hisyam melalui sanad ini.

Wanita berpakaian tetapi telanjang

1049. Wanita berpakaian tetapi telanjang

النساء الكاسيات العاريات المائلات المميلات

Riwayat #1

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Suhail dari Bapaknya dari Abu Hurairah dia berkata; Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada dua golongan penduduk neraka yang keduanya belum pernah aku lihat. (1) Kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, yang dipergunakannya untuk memukul orang. (2) Wanita-wanita berpakaian, tetapi sama juga dengan bertelanjang (karena pakaiannya terlalu minim, terlalu tipis atau tembus pandang, terlalu ketat, atau pakaian yang merangsang pria karena sebagian auratnya terbuka), berjalan dengan berlenggok-lenggok, mudah dirayu atau suka merayu, rambut mereka (disasak) bagaikan punuk unta. Wanita-wanita tersebut tidak dapat masuk surga, bahkan tidak dapat mencium bau surga. Padahal bau surga itu dapat tercium dari begini dan begini.”

Larangan menyambung rambut dan minta untuk disambung rambutnya, membuat tato dan minta untuk dibuatkan tato

1048. Larangan menyambung rambut dan minta untuk disambung rambutnya, membuat tato dan minta untuk dibuatkan tato

تحريم فعل الواصلة والمستوصلة والواشمة والمستوشمة

Riwayat #1

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ
جَاءَتْ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي ابْنَةً عُرَيِّسًا أَصَابَتْهَا حَصْبَةٌ فَتَمَرَّقَ شَعْرُهَا أَفَأَصِلُهُ فَقَالَ لَعَنَ اللَّهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ
حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ ح و حَدَّثَنَاه ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي وَعَبْدَةُ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ ح و حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ أَخْبَرَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ كُلُّهُمْ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَ حَدِيثِ أَبِي مُعَاوِيَةَ غَيْرَ أَنَّ وَكِيعًا وَشُعْبَةَ فِي حَدِيثِهِمَا فَتَمَرَّطَ شَعْرُهَا

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya; Telah mengabarkan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Hisyam bin ‘Urwah dari Fatimah binti Al Mundzir dari Asma’ binti Abu Bakr ia berkata; Ada seorang wanita datang kepada Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam lalu dia berkata kepada beliau; “Aku mempunyai seorang anak gadis yang akan menjadi penganten mempelai. Dia terkena penyakit campak sehingga rambutnya gugur. Bolehkah aku sambung rambutnya?” Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Alloh Ta’ala mengutuk orang yang menyambung rambut dan yang meminta supaya rambutnya disambung.’ Telah menceritakannya kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakannya kepada kami Ibnu Numair; Telah menceritakan kepada kami Bapakku dan ‘Abdah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib; Telah menceritakan kepada kami Waki'; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami ‘Amru An Naqid; Telah mengabarkan kepada kami Aswad bin ‘Amir; Telah mengabarkan kepada kami Syu’bah seluruhnya dari Hisyam bin ‘Urwah melalui sanad ini seperti Hadits Abu Mu’awiyah hanya saja waki’ dan syu’bah mengatakan dengan lafazh ‘Fatamarratha’ (berjatuhan) rambutnya.

Riwayat #2

و حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الدَّارِمِيُّ أَخْبَرَنَا حَبَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ أُمِّهِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ
أَنَّ امْرَأَةً أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنِّي زَوَّجْتُ ابْنَتِي فَتَمَرَّقَ شَعَرُ رَأْسِهَا وَزَوْجُهَا يَسْتَحْسِنُهَا أَفَأَصِلُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَنَهَاهَا

Dan telah menceritakan kepadaku Ahmad bin Sa’id Ad Darimi; Telah mengabarkan kepada kami Habban; Telah menceritakan kepada kami Wuhaib; Telah menceritakan kepada kami Manshur dari Ibunya dari Asma’ binti Abu Bakr bahwa seorang wanita menemui Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam seraya berkata; “Sesungguhnya aku telah menikahkan anak perempuanku, namun rambutnya pada rontok, sedangkan suaminya tidak tahan melihatnya dan ingin memperbaikinya, maka bolehkah aku menyambung rambutnya ya Rasululloh? Kemudian beliau melarangnya.

Riwayat #3

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ الْحَسَنَ بْنَ مُسْلِمٍ يُحَدِّثُ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ جَارِيَةً مِنْ الْأَنْصَارِ تَزَوَّجَتْ وَأَنَّهَا مَرِضَتْ فَتَمَرَّطَ شَعَرُهَا فَأَرَادُوا أَنْ يَصِلُوهُ فَسَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَلَعَنَ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basysyar ia berkata; Telah menceritakan kepada kami Abu Dawud; Telah menceritakan kepada kami Syu’bah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Dan lafazh ini miliknya; Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abu Bukair dari Syu’bah dari ‘Amru bin Murrah dia berkata; Aku mendengar Al Hasan bin Muslim bercerita dari Shafiyyah binti Syaibah dari ‘Aisyah bahwa seorang budak perempuan dari Anshar menikah, lalu dia jatuh sakit hingga rambutnya pada rontok. Orang-orang pun ingin menyambungkan rambutnya, kemudian mereka bertanya kepada Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam tentang hal itu. Maka beliau menjawab: ‘Alloh melaknat orang yang menyambung rambut dan yang meminta disambungkan.

Riwayat #4

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ نَافِعٍ أَخْبَرَنِي الْحَسَنُ بْنُ مُسْلِمِ بْنِ يَنَّاقَ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ امْرَأَةً مِنْ الْأَنْصَارِ زَوَّجَتْ ابْنَةً لَهَا فَاشْتَكَتْ فَتَسَاقَطَ شَعْرُهَا فَأَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّ زَوْجَهَا يُرِيدُهَا أَفَأَصِلُ شَعَرَهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُعِنَ الْوَاصِلَاتُ
و حَدَّثَنِيهِ مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ نَافِعٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَقَالَ لُعِنَ الْمُوصِلَاتُ

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Zaid bin Al Hubab dari Ibrahim bin Nafi'; Telah mengabarkan kepadaku Al Hasan bin Muslim bin Yannaq dari Shafiyyah binti Syaibah dari ‘Aisyah bahwa seorang perempuan dari Anshar menikahkan anaknya, lalu dia jatuh sakit hingga rambutnya pada rontok. Kemudian dia menemui Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam seraya berkata; ‘Sesungguhnya suaminya ingin mempercantiknya, bolehkah aku menyambung rambutnya? Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam menjawab: “Terkutuklah orang-orang yang menyambung rambut.” Dan telah menceritakannya kepada ku Muhammad bin Hatim; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdur Rahman bin Mahdi dari Ibrahim bin Nafi’ melalui jalur ini. Dia berkata; ‘Terkutuklah orang-orang yang menyambung rambut.’

Riwayat #5

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي ح و حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ وَالْوَاشِمَةَ وَالْمُسْتَوْشِمَةَ
و حَدَّثَنِيهِ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَزِيعٍ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا صَخْرُ بْنُ جُوَيْرِيَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abdulloh bin Numair; Telah menceritakan kepada kami Bapakku; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb dan Muhammad bin Al Mutsanna; Dan lafazh ini milik Zuhair keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Yahya yaitu Al Qaththan dari ‘Ubaidulloh; Telah mengabarkan kepadaku Nafi’ dari Ibnu ‘Umar bahwa Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam melaknat orang yang menyambung rambut dengan rambut lain dan yang meminta disambungkan, serta orang yang mentato dan minta untuk ditato. Dan telah menceritakannya kepada ku Muhammad bin ‘Abdulloh bin Bazi'; Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Al Mufadhdhal; Telah menceritakan kepada kami Shakr bin Juwariyah dari Nafi’ dari ‘Abdillah dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam dengan Hadits yang serupa.

Riwayat #6

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَاللَّفْظُ لِإِسْحَقَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ قَالَ فَبَلَغَ ذَلِكَ امْرَأَةً مِنْ بَنِي أَسَدٍ يُقَالُ لَهَا أُمُّ يَعْقُوبَ وَكَانَتْ تَقْرَأُ الْقُرْآنَ فَأَتَتْهُ فَقَالَتْ مَا حَدِيثٌ بَلَغَنِي عَنْكَ أَنَّكَ لَعَنْتَ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ وَمَا لِي لَا أَلْعَنُ مَنْ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي كِتَابِ اللَّهِ فَقَالَتْ الْمَرْأَةُ لَقَدْ قَرَأْتُ مَا بَيْنَ لَوْحَيْ الْمُصْحَفِ فَمَا وَجَدْتُهُ فَقَالَ لَئِنْ كُنْتِ قَرَأْتِيهِ لَقَدْ وَجَدْتِيهِ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
{ وَمَا آتَاكُمْ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا }
فَقَالَتْ الْمَرْأَةُ فَإِنِّي أَرَى شَيْئًا مِنْ هَذَا عَلَى امْرَأَتِكَ الْآنَ قَالَ اذْهَبِي فَانْظُرِي قَالَ فَدَخَلَتْ عَلَى امْرَأَةِ عَبْدِ اللَّهِ فَلَمْ تَرَ شَيْئًا فَجَاءَتْ إِلَيْهِ فَقَالَتْ مَا رَأَيْتُ شَيْئًا فَقَالَ أَمَا لَوْ كَانَ ذَلِكَ لَمْ نُجَامِعْهَا
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَهُوَ ابْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا مُفَضَّلٌ وَهُوَ ابْنُ مُهَلْهِلٍ كِلَاهُمَا عَنْ مَنْصُورٍ فِي هَذَا الْإِسْنَادِ بِمَعْنَى حَدِيثِ جَرِيرٍ غَيْرَ أَنَّ فِي حَدِيثِ سُفْيَانَ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَفِي حَدِيثِ مُفَضَّلٍ الْوَاشِمَاتِ وَالْمَوْشُومَاتِ و حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالُوا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ الْحَدِيثَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُجَرَّدًا عَنْ سَائِرِ الْقِصَّةِ مِنْ ذِكْرِ أُمِّ يَعْقُوبَ و حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِنَحْوِ حَدِيثِهِمْ

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan ‘Utsman bin Abu Syaibah; Dan lafazh ini miliknya Ishaq; Telah mengabarkan kepada kami Jarir dari Manshur dari Ibrahim dari ‘Alqamah dari ‘Abdulloh ia berkata; “Alloh telah mengutuk orang-orang yang membuat tato dan orang yang minta dibuatkan tato, orang-orang yang mencabut bulu mata, orang-orang yang minta dicabut bulu matanya, dan orang-orang yang merenggangkan gigi demi kecantikan yang merubah ciptaan Alloh.” Ternyata ucapan ‘Abdulloh bin Mas’ud itu sampai kepada seorang wanita dari Bani Asad yang biasa dipanggil Ummu Ya’qub yang pada saat itu sedang membaca Al Qur’an. Kemudian wanita itu datang kepada Ibnu Mas’ud sambil berkata; ‘Hai ‘Abdulloh, apakah benar berita yang sampai kepadaku bahwasanya kamu mengutuk orang-orang yang minta dicabut bulu mata wajahnya dan orang yang merenggangkan giginya demi kecantikan dan merubah ciptaan Alloh? ‘ Abdulloh bin Mas’ud menjawab; ‘Bagaimana aku tidak akan mengutuk orang-orang yang dikutuk oleh Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam, sedangkan hal itu ada dalam Al Qur’an? ‘ Wanita itu membantah; ‘Aku sudah membaca semua ayat yang ada di antara sampul mushaf, tetapi aku tidak menemukannya.’ Ibnu Mas’ud; ‘Apabila kamu benar-benar membacanya, niscaya kamu pasti akan menemukannya. Alloh subhanahu wata’ala telah berfirman dalam Al Qur’an: ‘Apa yang disampaikan Rasul kepadamu terimalah dan apa yang dilarang untukmu tinggalkanlah.’ (Qs. Al Hasyr (59): 7). Wanita itu berkata; ‘Aku melihat apa yang kamu bicarakan ada pada istrimu sekarang.’ Ibnu Mas’ud menjawab; ‘Pergi dan lihatlah ia sekarang! ‘ Lalu wanita itu pergi ke rumah ‘Abdulloh bin Mas’ud untuk menemui istrinya. Namun, ia tidak melihat sesuatu pun pada dirinya. Akhirnya ia pergi menemui Ibnu Mas’ud dan berkata; ‘Benar, aku memang tidak melihat sesuatu pun pada diri istrimu.’ Ibnu Mas’ud pun berkata; ‘Ketahuilah, jika ia melakukan hal apa yang aku katakan itu, tentunya aku tidak akan menggaulinya lagi.’ Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basysyar keduanya; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdur Rahman yaitu Ibnu Mahdi; Telah menceritakan kepada kami Sufyan; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi'; Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam; Telah menceritakan kepada kami Mufadhdhal yaitu Ibnu Muhalhil keduanya dari Manshur melalui jalur ini yang semakna dengan Hadits Jarir namun di dalam Hadits Sufyan menggunakan lafazh ‘Al Waasyimat wal Mustausyimat. Sedangkan di dalam Hadits Mufadhdhal dengan lafazh; ‘Al Wasyimaat wal Mausyumaat. Dan telah menceritakannya kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah, Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basyar mereka berkata; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Manshur melalui jalur Hadits ini (kisah yang menyebutkan Ummu Ya’qub semuanya) dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam semata. Dan telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farukh Telah menceritakan kepada kami Jarir yaitu Ibnu Hazm Telah menceritakan kepada kami Al A’masy dari Ibrahim dari Al Qamah dari Abdulloh dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam dengan Hadits yang serupa.

Riwayat #7

و حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْحُلْوَانِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُا
زَجَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تَصِلَ الْمَرْأَةُ بِرَأْسِهَا شَيْئًا

Dan telah menceritakan kepadaku Al Hasan bin ‘Ali Al Hulwani dan Muhammad bin Rafi’ ia berkata; Telah mengabarkan kepada kami ‘Abdur Razaq; Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij; Telah mengabarkan kepadaku Abu Az Zubair bahwa dia mendengar Jabir bin Abdulloh berkata; Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam melarang keras menyambung rambut kepala wanita dengan sesuatu yang lain.”

Riwayat #8

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ أَنَّهُ سَمِعَ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ عَامَ حَجَّ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ وَتَنَاوَلَ قُصَّةً مِنْ شَعَرٍ كَانَتْ فِي يَدِ حَرَسِيٍّ يَقُولُ يَا أَهْلَ الْمَدِينَةِ أَيْنَ عُلَمَاؤُكُمْ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ مِثْلِ هَذِهِ وَيَقُولُ إِنَّمَا هَلَكَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ حِينَ اتَّخَذَ هَذِهِ نِسَاؤُهُمْ
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ح و حَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ ح و حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ كُلُّهُمْ عَنْ الزُّهْرِيِّ بِمِثْلِ حَدِيثِ مَالِكٍ غَيْرَ أَنَّ فِي حَدِيثِ مَعْمَرٍ إِنَّمَا عُذِّبَ بَنُو إِسْرَائِيلَ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya ia berkata; aku membaca Hadits Malik dari Ibnu Syihab dari Humaid bin ‘Abdur Rahman bin ‘Auf bahwa dia mendengar Mu’awiyah bin Abu Sufyan berpidato di atas mimbar pada tahun haji, seraya memegang jambul rambut yang semula berada di tangan pengawal dia berkata; “Hai penduduk Madinah, di manakah ulama kalian? Aku pernah mendengar Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam melarang hal semacam ini. Dan dia juga berkata; ‘Sesungguhnya Bani Israil mengalami kebinasaan manakala perempuan mereka menggunakan jambul seperti ini. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu ‘Umar; Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya; Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku Yunus; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami ‘Abad bin Humaid; Telah mengabarkan kepada kami ‘Abdur Razaq; Telah mengabarkan kepada kami Ma’mar seluruhnya dari Az Zuhri sebagaimana Hadits Malik, hanya saja pada Hadits Ma’mar menggunakan lafazh ‘Sesungguhnya Bani Israil disiksa.’

Riwayat #9

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ قَدِمَ مُعَاوِيَةُ الْمَدِينَةَ فَخَطَبَنَا وَأَخْرَجَ كُبَّةً مِنْ شَعَرٍ
فَقَالَ مَا كُنْتُ أُرَى أَنَّ أَحَدًا يَفْعَلُهُ إِلَّا الْيَهُودَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلَغَهُ فَسَمَّاهُ الزُّورَ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami Ghundar dari Syu’bah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Al Mutsanna dan Ibnu Basysyar ia berkata; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far; Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari ‘Amru bin Murrah dari Sa’id bin Al Musayyab ia berkata; Suatu hari Mu’awiyah datang ke Madinah lalu dia berkhutbah di hadapan kami dan mengeluarkan seikat rambut, dia berkata: Sesungguhnya saya tidak pernah melihatnya seorangpun yang melakukannya kecuali orang Yahudi. Sesungguhnya hal ini pernah sampai kepada Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam, lalu beliau memberi nama dengan ‘Az Zuur’ (kebohongan dan kebatilan).

Riwayat #10

و حَدَّثَنِي أَبُو غَسَّانَ الْمِسْمَعِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا أَخْبَرَنَا مُعَاذٌ وَهُوَ ابْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ
أَنَّ مُعَاوِيَةَ قَالَ ذَاتَ يَوْمٍ إِنَّكُمْ قَدْ أَحْدَثْتُمْ زِيَّ سَوْءٍ وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الزُّورِ قَالَ وَجَاءَ رَجُلٌ بِعَصًا عَلَى رَأْسِهَا خِرْقَةٌ قَالَ مُعَاوِيَةُ أَلَا وَهَذَا الزُّورُ
قَالَ قَتَادَةُ يَعْنِي مَا يُكَثِّرُ بِهِ النِّسَاءُ أَشْعَارَهُنَّ مِنْ الْخِرَقِ

Dan telah menceritakan kepadaku Abu Ghassan Al Misma’i dan Muhammad bin Al Mutsanna ia berkata; Telah mengabarkan kepada kami Mu’adz yaitu Ibnu Hisyam; Telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Qatadah dari Sa’id bin Al Musayyab bahwa Mu’awiyah pada suatu hari berkata; “Sesungguhnya kalian telah membuat pakaian yang buruk, ketahuilah bahwa Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam telah melarang dari kebatilan dan kedustaan.” Al Musayyab berkata; Lalu datang seorang laki-laki yang membawa tongkat, di atas kepalanya ada sepotong kain. Lalu (Mu’awiyah Radhiyallohu’anhu) berkata; “Ketahuilah ini adalah termasuk hal yang batil.” Qatadah berkata; Itu adalah yang dilakukan para wanita untuk memperbanyak rambutnya dari kain-kain tambahan.

Larangan untuk duduk-duduk di pinggir jalan

1047. Larangan untuk duduk-duduk di pinggir jalan

النهي عن الجلوس في الطرقات وإعطاء الطريق حقه

Riwayat #1

حَدَّثَنِي سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنِي حَفْصُ بْنُ مَيْسَرَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالْجُلُوسَ فِي الطُّرُقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَنَا بُدٌّ مِنْ مَجَالِسِنَا نَتَحَدَّثُ فِيهَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا أَبَيْتُمْ إِلَّا الْمَجْلِسَ فَأَعْطُوا الطَّرِيقَ حَقَّهُ قَالُوا وَمَا حَقُّهُ قَالَ غَضُّ الْبَصَرِ وَكَفُّ الْأَذَى وَرَدُّ السَّلَامِ وَالْأَمْرُ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْيُ عَنْ الْمُنْكَرِ
و حَدَّثَنَاه يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَدَنِيُّ ح و حَدَّثَنَاه مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ كِلَاهُمَا عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ

Telah menceritakan kepadaku Suwaid bin Sa’id; Telah menceritakan kepadaku Hafsh bin Maisarah dari Zaid bin Aslam dari ‘Atha bin Yasar dari Abu Sa’id Al Khudri dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Hindarilah olehmu duduk-duduk di pinggir jalan!” Para sahabat bertanya; ‘Ya Rasululloh bagaimana kalau kami butuh untuk duduk-duduk di situ memperbincangkan hal yang memang perlu?.’ Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Jika memang perlu kalian duduk-duduk di situ, berikanlah hak jalanan.’ Mereka bertanya; ‘Apa haknya ya Rasululloh? ‘ beliau menjawab: ‘Tundukkan pandangan, jangan mengganggu, menjawab salam (orang lewat), menganjurkan kebaikan, dan mencegah yang mungkar.’ Dan telah menceritakannya kepada kami Yahya bin Yahya; Telah mengabarkan kepada kami ‘Abdul’ Aziz bin Muhammad Al Madani; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakannya kepada kami Muhammad bin Rafi'; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik; Telah mengabarkan kepada kami Hisyam yaitu Ibnu Sa’ad seluruhnya dari Zaid bin Aslam melalui sanad ini dengan Hadits yang serupa.

Larangan Qaza’ (mencukur sebagian rambut dan membiarkan sebagian yang lain)

1046. Larangan Qaza’ (mencukur sebagian rambut dan membiarkan sebagian yang lain)

كراهة القزع

Riwayat #1

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنِي يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي عُمَرُ بْنُ نَافِعٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْقَزَعِ
قَالَ قُلْتُ لِنَافِعٍ وَمَا الْقَزَعُ قَالَ يُحْلَقُ بَعْضُ رَأْسِ الصَّبِيِّ وَيُتْرَكُ بَعْضٌ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَا حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَجَعَلَ التَّفْسِيرَ فِي حَدِيثِ أَبِي أُسَامَةَ مِنْ قَوْلِ عُبَيْدِ اللَّهِ و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُثْمَانَ الْغَطَفَانِيُّ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ نَافِعٍ ح و حَدَّثَنِي أُمَيَّةُ بْنُ بِسْطَامٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا رَوْحٌ عَنْ عُمَرَ بْنِ نَافِعٍ بِإِسْنَادِ عُبَيْدِ اللَّهِ مِثْلَهُ وَأَلْحَقَا التَّفْسِيرَ فِي الْحَدِيثِ و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ وَحَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ أَيُّوبَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو جَعْفَرٍ الدَّارِمِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ السَّرَّاجِ كُلُّهُمْ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَلِكَ

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepadaku Yahya bin Sa’id dari ‘Ubaidillah; Telah mengabarkan kepadaku ‘Umar bin Nafi’ dari Bapaknya dari Ibnu ‘Umar bahwa Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam telah melarang melakukan qaza’. Aku bertanya kepada Nafi'; ‘Apa itu qaza’? ‘ Nafi’ menjawab; ‘Mencukur sebagian rambut kepala anak dan membiarkannya sebagian yang lain.’ Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair; Telah menceritakan kepada kami Bapakku ia berkata; Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidulloh melalui sanad ini, dan dia menjadikannya sebagai penjelasan dari Hadits Abu Usamah mengenai perkataan ‘Ubaidulloh; Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Al Mutsanna; Telah menceritakan kepada kami ‘Utsman bin ‘Utsman Al Ghathafani; Telah menceritakan kepada kami ‘Umar bin Nafi'; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepadaku Ummayah bin Bistham; Telah menceritakan kepada kami Yazid yaitu Ibnu Zurai'; Telah menceritakan kepada kami Rauh dari ‘Umar bin Nafi’ dengan sanad yang serupa seperti Hadits ‘Ubaidulloh dengan menyertakan penjelasan di dalam Hadits. Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Rafi’ dan Hajjaj bin Asy Sya’iri dan ‘Abdu bin Humaid dari ‘Abdur Razaq dari Ma’mar dari Ayyub; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Abu Ja’far Ad Darimi; Telah menceritakan kepada kami Abu An Nu’man; Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari ‘Abdur Rahman As Sarraj seluruhnya dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam seperti itu juga.

Bolehnya memberi tanda hewan (dengan besi panas) pada selain wajah

1045. Bolehnya memberi tanda hewan (dengan besi panas) pada selain wajah

جواز وسم الحيوان غير الآدمي في غير الوجه وندبه في

Riwayat #1

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ
لَمَّا وَلَدَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ قَالَتْ لِي يَا أَنَسُ انْظُرْ هَذَا الْغُلَامَ فَلَا يُصِيبَنَّ شَيْئًا حَتَّى تَغْدُوَ بِهِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَنِّكُهُ قَالَ فَغَدَوْتُ فَإِذَا هُوَ فِي الْحَائِطِ وَعَلَيْهِ خَمِيصَةٌ حُوَيْتِيَّةٌ وَهُوَ يَسِمُ الظَّهْرَ الَّذِي قَدِمَ عَلَيْهِ فِي الْفَتْحِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna; Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Abu ‘Adi dari Ibnu ‘Aun dari Muhammad dari Anas dia berkata; “Ketika Ummu Sulaim melahirkan dia berkata kepadaku; “Hai Anas lihatlah bayi ini! Jangan ia menelan sesuatu apapun sebelum kamu pergi membawanya kepada Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam, agar beliau mentahniknya (mengunyahkan ke mulutnya dengan kurma sebelum di susui). Anas berkata; ‘Lalu aku pun pergi ke rumah Rasululloh. Namun ternyata beliau sedang berada di kebun, dan beliau mengenakan pakaian dari bulu berwarna hitam sedang memberi tanda pada punggung unta yang diperolehnya pada saat pembebasan kota Makkah.

Riwayat #2

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ هِشَامِ بْنِ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا يُحَدِّثُ
أَنَّ أُمَّهُ حِينَ وَلَدَتْ انْطَلَقُوا بِالصَّبِيِّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَنِّكُهُ قَالَ فَإِذَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مِرْبَدٍ يَسِمُ غَنَمًا
قَالَ شُعْبَةُ وَأَكْثَرُ عِلْمِي أَنَّهُ قَالَ فِي آذَانِهَا

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far; Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Hisyam bin Zaid dia berkata; ‘Aku mendengar Anas bercerita; bahwa ketika ibunya melahirkan, mereka segera membawa bayinya kepada Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam agar beliau mentahniknya (mengolesi mulut bayi dengan manisan atau kurma sebelum di susui). Anas berkata; ‘Namun ternyata Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam sedang berada di kandang sambil memberi tanda pada kambing.’ Syu’bah berkata; ‘Sepengetahuanku dia berkata; ‘pada telinganya’.

Riwayat #3

و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا يَقُولُا
دَخَلْنَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِرْبَدًا وَهُوَ يَسِمُ غَنَمًا قَالَ أَحْسِبُهُ قَالَ فِي آذَانِهَا
و حَدَّثَنِيهِ يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ وَيَحْيَى وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ كُلُّهُمْ عَنْ شُعْبَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ

Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id dari Syu’bah; Telah menceritakan kepadaku Hisyam bin Zaid ia berkata; Aku mendengar Anas berkata; “Kami menemui Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam ketika beliau sedang berada di kandang, dan beliau pada waktu itu sedang menandai kambing. Hisyam berkata; ‘Aku mengira Anas juga berkata; ‘pada telinganya.’ Dan telah menceritakannya kepada ku Yahya bin Habib; Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Al Harits; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar; Telah menceritakan kepada kami Muhammad dan Yahya serta ‘Abdur Rahman seluruhnya dari Syu’bah melalui jalur ini dengan Hadits yang serupa.

Riwayat #4

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
رَأَيْتُ فِي يَدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمِيسَمَ وَهُوَ يَسِمُ إِبِلَ الصَّدَقَةِ

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ma’ruf; Telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Muslim dari Al Auza’i dari Ishaq bin ‘Abdulloh bin Abu Thalhah dari Anas bin Malik radliallohu ‘anhu dia berkata; “Aku pernah melihat di tangan Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam alat cap dan ketika itu beliau sedang memberi cap (memberi tanda) unta-unta sedekah zakat.”

Larangan memukul hewan pada wajah

1044. Larangan memukul hewan pada wajah

النهي عن ضرب الحيوان في وجهه ووسمه فيه

Riwayat #1

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الضَّرْبِ فِي الْوَجْهِ وَعَنْ الْوَسْمِ فِي الْوَجْهِ
و حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ ح و حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ كِلَاهُمَا عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin Mushir dari Ibnu Juraij dari Abu Az Zubair dari Jabir dia berkata “Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam melarang memukul dan membuat cap (menggambari dengan besi panas atau dengan tato) pada bagian wajah.” Dan telah menceritakan kepadaku Harun bin ‘Abdulloh; Telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Muhammad; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami ‘Abad bin Humaid; Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Bakr keduanya dari Ibnu Juraij ia berkata; Telah mengabarkan kepadaku Abu Az Zubair bahwa dia mendengar Jabir bin ‘Abdillah berkata; Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam melarang hal yang serupa.

Riwayat #2

و حَدَّثَنِي سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَعْيَنَ حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ عَلَيْهِ حِمَارٌ قَدْ وُسِمَ فِي وَجْهِهِ فَقَالَ لَعَنَ اللَّهُ الَّذِي وَسَمَهُ

Dan telah menceritakan kepadaku Salamah bin Syabib; Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin A’yan; Telah menceritakan kepada kami Ma’qil dari Abu Az Zubair dari Jabir bahwa seekor keledai yang di tato mukanya pernah lewat di hadapan Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam. Maka beliau bersabda: ‘Alloh mengutuk orang yang mentatonya.’

Riwayat #3

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّ نَاعِمًا أَبَا عَبْدِ اللَّهِ مَوْلَى أُمِّ سَلَمَةَ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُا
وَرَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِمَارًا مَوْسُومَ الْوَجْهِ فَأَنْكَرَ ذَلِكَ قَالَ فَوَاللَّهِ لَا أَسِمُهُ إِلَّا فِي أَقْصَى شَيْءٍ مِنْ الْوَجْهِ فَأَمَرَ بِحِمَارٍ لَهُ فَكُوِيَ فِي جَاعِرَتَيْهِ فَهُوَ أَوَّلُ مَنْ كَوَى الْجَاعِرَتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin ‘Isa; Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku ‘Amru bin Al Harits dari Yazid bin Abu Habib bahwa Na’im Abu ‘Abdillah budak Ummu Salamah menceritakan kepadanya, dia mendengar Ibnu ‘Abbas berkata; Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam pernah melihat seekor keledai yang diberi tanda pada wajahnya, maka beliau pun mengingkari hal itu. Beliau berkata: “Demi Alloh, sungguh aku tidak memberi tanda padanya kecuali pada ujung wajahnya saja.” Lalu beliau memerintahkan untuk memberi tanda keledai beliau pada dua sisi pahanya, dan dia adalah orang pertama yang memberi tanda pada kedua sisi paha hewan.

Makruhnya kalung dari benang pada leher binatang

1043. Makruhnya kalung dari benang pada leher binatang

كراهة قلادة الوتر في رقبة البعير

Riwayat #1

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ أَنَّ أَبَا بَشِيرٍ الْأَنْصَارِيَّ أَخْبَرَهُ
أَنَّهُ كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ قَالَ فَأَرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُولًا قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ وَالنَّاسُ فِي مَبِيتِهِمْ لَا يَبْقَيَنَّ فِي رَقَبَةِ بَعِيرٍ قِلَادَةٌ مِنْ وَتَرٍ أَوْ قِلَادَةٌ إِلَّا قُطِعَتْ
قَالَ مَالِكٌ أُرَى ذَلِكَ مِنْ الْعَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya ia berkata; Aku membaca Hadits Malik dari ‘Abdulloh bin Abu Bakr dari ‘Abbad bin Tamim bahwa Abu Basyir Al Anshari telah mengabarkan kepada kepadanya, sesungguhnya dia pernah bersama Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Dia berkata; suatu ketika Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam mengutus seorang utusan, -Abdulloh bin Abu Bakr berkata; ‘Aku kira Abu Basyir berkata seperti itu- sedangkan para sahabat berada di tempat penginapan mereka, yaitu untuk menyampaikan sabda beliau: “Putuskanlah semua kalung dari tali yang berada di leher unta.!” Malik berkata; ‘Aku mengira larangan itu berlaku jika kalung tersebut bertujuan untuk menolak penyakit ‘Ain (disebabkan mata).

Makruhnya menyertakan anjing dan lonceng dalam safar

1042. Makruhnya menyertakan anjing dan lonceng dalam safar

كراهة الكلب والجرس في السفر

Riwayat #1

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ فُضَيْلُ بْنُ حُسَيْنٍ الْجَحْدَرِيُّ حَدَّثَنَا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ مُفَضَّلٍ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَصْحَبُ الْمَلَائِكَةُ رُفْقَةً فِيهَا كَلْبٌ وَلَا جَرَسٌ
و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ح و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ كِلَاهُمَا عَنْ سُهَيْلٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Kamil Fudhail bin Husain Al Jahdari; Telah menceritakan kepada kami Bisyr yaitu Ibnu Mufadhdhal; Telah menceritakan kepada kami Suhail dari Bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Malaikat tidak mau menemani orang-orang yang di rumah mereka ada anjing dan lonceng.” Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Jarir demikian juga diriwayatkan dari jalur lain, dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz yaitu Ad Darawardi keduanya dari Suhail melalui sanad ini.

Riwayat #2

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنُونَ ابْنَ جَعْفَرٍ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْجَرَسُ مَزَامِيرُ الشَّيْطَانِ

Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah dan Ibnu Hujr ia berkata; Telah menceritakan kepada kami Isma’il Ya’nun bin Ja’far dari Al ‘Ala dari Bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Lonceng itu adalah seruling setan.”

Haramnya membuat gambar hewan

1041. Haramnya membuat gambar hewan

تحريم تصوير صورة الحيوان وتحريم اتخاذ ما فيه صورة

Riwayat #1

حَدَّثَنِي سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّهَا قَالَتْ وَاعَدَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام فِي سَاعَةٍ يَأْتِيهِ فِيهَا فَجَاءَتْ تِلْكَ السَّاعَةُ وَلَمْ يَأْتِهِ وَفِي يَدِهِ عَصًا فَأَلْقَاهَا مِنْ يَدِهِ وَقَالَ مَا يُخْلِفُ اللَّهُ وَعْدَهُ وَلَا رُسُلُهُ ثُمَّ الْتَفَتَ فَإِذَا جِرْوُ كَلْبٍ تَحْتَ سَرِيرِهِ فَقَالَ يَا عَائِشَةُ مَتَى دَخَلَ هَذَا الْكَلْبُ هَاهُنَا فَقَالَتْ وَاللَّهِ مَا دَرَيْتُ فَأَمَرَ بِهِ فَأُخْرِجَ فَجَاءَ جِبْرِيلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاعَدْتَنِي فَجَلَسْتُ لَكَ فَلَمْ تَأْتِ فَقَالَ مَنَعَنِي الْكَلْبُ الَّذِي كَانَ فِي بَيْتِكَ إِنَّا لَا نَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ أَخْبَرَنَا الْمَخْزُومِيُّ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ أَبِي حَازِمٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ أَنَّ جِبْرِيلَ وَعَدَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَأْتِيَهُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ وَلَمْ يُطَوِّلْهُ كَتَطْوِيلِ ابْنِ أَبِي حَازِمٍ

Telah menceritakan kepadaku Suwaid bin Sa’id; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdul ‘Aziz bin Abu Hazim dari Bapaknya dari Abu Salamah bin ‘Abdurrahman dari ‘Aisyah dia berkata; “Jibril berjanji akan datang berkunjung kepada Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam pada suatu waktu yang ditentukan. Ketika waktu itu telah tiba, ternyata Jibril belum datang. Di tangan beliau ada sebuah tongkat. Maka diletakkannya tongkat itu sambil berkata: ‘Alloh dan Rasul-Nya tidak menyalahi janji.’ Beliau menoleh, tiba-tiba beliau melihat seekor anak anjing kecil di bawah tempat tidur. Beliau bertanya: ‘Hai, ‘Aisyah! Sejak kapan anak anjing itu masuk ke sana? ‘ ‘Aisyah menjawab; ‘Wallohi! Aku tidak tahu! ‘ Rasululloh menyuruh keluarkan anak anjing itu lalu dikeluarkan. Maka datanglah Jibril. Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bertanya: ‘Anda berjanji akan datang pada waktu yang telah ditentukan. Aku telah menunggu-nunggu tetapi Anda tak kunjung tiba.’ Jibril menjawab; ‘Aku terhalang oleh anjing dalam rumah Anda. Kami (bangsa Malaikat) tidak mau masuk ke dalam rumah yang di situ ada anjing dan gambar-gambar.’ Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim Al Handzalah; Telah mengabarkan kepada kami Al Mahzumi; Telah menceritakan kepada kami Wuhaib dari Abu Hazim melalui sanad ini bahwa Jibril berjanji akan menemui Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam kemudian dia menyebutkan Haditsnya, namun tidak sepanjang yang disebutkan oleh Ibnu Abu Hazim.

Riwayat #2

حَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ ابْنِ السَّبَّاقِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ قَالَ أَخْبَرَتْنِي مَيْمُونَةُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصْبَحَ يَوْمًا وَاجِمًا فَقَالَتْ مَيْمُونَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَقَدْ اسْتَنْكَرْتُ هَيْئَتَكَ مُنْذُ الْيَوْمِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ جِبْرِيلَ كَانَ وَعَدَنِي أَنْ يَلْقَانِي اللَّيْلَةَ فَلَمْ يَلْقَنِي أَمَ وَاللَّهِ مَا أَخْلَفَنِي قَالَ فَظَلَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَهُ ذَلِكَ عَلَى ذَلِكَ ثُمَّ وَقَعَ فِي نَفْسِهِ جِرْوُ كَلْبٍ تَحْتَ فُسْطَاطٍ لَنَا فَأَمَرَ بِهِ فَأُخْرِجَ ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِهِ مَاءً فَنَضَحَ مَكَانَهُ فَلَمَّا أَمْسَى لَقِيَهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ لَهُ قَدْ كُنْتَ وَعَدْتَنِي أَنْ تَلْقَانِي الْبَارِحَةَ قَالَ أَجَلْ وَلَكِنَّا لَا نَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ فَأَصْبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ فَأَمَرَ بِقَتْلِ الْكِلَابِ حَتَّى إِنَّهُ يَأْمُرُ بِقَتْلِ كَلْبِ الْحَائِطِ الصَّغِيرِ وَيَتْرُكُ كَلْبَ الْحَائِطِ الْكَبِيرِ

Telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya; Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari Ibnu As Sabbaq bahwa ‘Abdulloh bin ‘Abbas berkata; Telah mengabarkan kepadaku Maimunah; bahwa pada suatu pagi Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam kelihatan diam karena susah dan sedih. Maimunah berkata; “Ya, Rasululloh! Aku heran melihat sikap Anda sehari ini. Apa yang telah terjadi?” Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Jibril berjanji akan datang menemuiku malam tadi, ternyata dia tidak datang. Ketahuilah, dia pasti tidak menyalahi janji denganku! ‘ Demikianlah Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam senantiasa kelihatan susah dan sedih sehari itu. Kemudian beliau melihat seekor anak anjing di bawah tempat tidur kami, lalu beliau menyuruh keluarkan anak anjing itu. Kemudian diambilnya air lalu dipercikinya bekas-bekas tempat anjing itu. Ketika hari sudah petang, Jibril datang menemui beliau. Kata beliau kepada Jibril: ‘Anda berjanji akan datang pagi-pagi.’ Jibril menjawab; ‘Benar! Tetapi kami tidak dapat masuk ke rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar-gambar.’ Pada pagi harinya Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam memerintahkan supaya membunuh semua anjing, sampai anjing penjaga kebun yang sempit, tetapi beliau membiarkan anjing penjaga kebun yang luas.’

Riwayat #3

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ يَحْيَى وَإِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, Abu Bakr bin Abu Syaibah, ‘Amru An Naqid dan Ishaq bin Ibrahim, Yahya dan Ishaq berkata; Telah mengabarkan kepada kami; sedangkan yang lainnya berkata; Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari Az Zuhri dari ‘Ubaidulloh dari Ibnu ‘Abbas dari Abu Thalhah dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Sesungguhnya malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar.”

Riwayat #4

حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا طَلْحَةَ يَقُولُا
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ
و حَدَّثَنَاه إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَ حَدِيثِ يُونُسَ وَذِكْرِهِ الْأَخْبَارَ فِي الْإِسْنَادِ

Telah menceritakan kepadaku Abu Ath Thahir dan Harmalah bin Yahya keduanya berkata; Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari ‘Ubaidillah bin ‘Abdulloh bin ‘Utbah bahwa dia mendengar Ibnu ‘Abbas berkata; Aku mendengar Abu Thalhah berkata; Aku mendengar Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada Anjing dan gambar.” Dan Telah menceritakannya kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan ‘Abad bin Humaid keduanya berkata; Telah mengabarkan kepada kami ‘Abdurrazaq; Telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhri melalui jalur ini seperti Hadits Yunus, demikian juga dalam hal mengabarkannya di dalam sanad.

Riwayat #5

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ بُكَيْرٍ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ صَاحِبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ
إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ
قَالَ بُسْرٌ ثُمَّ اشْتَكَى زَيْدٌ بَعْدُ فَعُدْنَاهُ فَإِذَا عَلَى بَابِهِ سِتْرٌ فِيهِ صُورَةٌ قَالَ فَقُلْتُ لِعُبَيْدِ اللَّهِ الْخَوْلَانِيِّ رَبِيبِ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَمْ يُخْبِرْنَا زَيْدٌ عَنْ الصُّوَرِ يَوْمَ الْأَوَّلِ فَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ أَلَمْ تَسْمَعْهُ حِينَ قَالَ إِلَّا رَقْمًا فِي ثَوْبٍ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id; Telah menceritakan kepada kami Laits dari Bukair dari Busr bin Sa’id dari Zaid bin Khalid dari Abu Thalhah sahabat Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam dia berkata; Sesungguhnya Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Sesungguhnya para malaikat tidak akan masuk sebuah rumah yang di dalamnya ada gambar.” Busr berkata; pada suatu hari setelah itu Zaid sakit, lalu kami menjenguknya tiba-tiba kami melihat di depan pintunya ada tirai yang bergambar. Busr bertanya kepada Ubaidulloh Al Khaulani anak tiri Maimunah istri Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam; ‘Bukankah Zaid dulu pernah mengabarkan kepada kita tentang masalah gambar? Ubaidulloh balik bertanya; ‘Apakah kamu tidak mendengarnya ketika dia mengatakan; ‘Kecuali garis atau tulisan pada kain?.’

Riwayat #6

حَدَّثَنَا أَبُو الطَّاهِرِ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ أَنَّ بُكَيْرَ بْنَ الْأَشَجِّ حَدَّثَهُ أَنَّ بُسْرَ بْنَ سَعِيدٍ حَدَّثَهُ أَنَّ زَيْدَ بْنَ خَالِدٍ الْجُهَنِيَّ حَدَّثَهُ وَمَعَ بُسْرٍ عُبَيْدُ اللَّهِ الْخَوْلَانِيُّ أَنَّ أَبَا طَلْحَةَ حَدَّثَهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ
قَالَ بُسْرٌ فَمَرِضَ زَيْدُ بْنُ خَالِدٍ فَعُدْنَاهُ فَإِذَا نَحْنُ فِي بَيْتِهِ بِسِتْرٍ فِيهِ تَصَاوِيرُ فَقُلْتُ لِعُبَيْدِ اللَّهِ الْخَوْلَانِيِّ أَلَمْ يُحَدِّثْنَا فِي التَّصَاوِيرِ قَالَ إِنَّهُ قَالَ إِلَّا رَقْمًا فِي ثَوْبٍ أَلَمْ تَسْمَعْهُ قُلْتُ لَا قَالَ بَلَى قَدْ ذَكَرَ ذَلِكَ

Telah menceritakan kepada kami Abu Ath Thahir; Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku ‘Amru bin Al Harits, bahwa Bukair bin Al Asyaj telah menceritakan kepadanya, Busr bin Sa’id telah menceritakan kepadanya, Zaid bin Khalid Al Juhani telah menceritakan kepadanya bersama Busr ‘Ubaidulloh Al Khaulani bahwa Abu Thalhah telah menceritakan kepadanya, sesungguhnya Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Para Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat gambar.” Busr berkata; pada suatu hari setelah itu Zaid sakit, lalu kami menjenguknya tiba-tiba kami melihat di rumahnya ada tirai yang bergambar. Busr bertanya kepada Ubaidulloh Al Khaulani; ‘Bukankah Zaid dulu pernah menceritakan kepada kita tentang masalah gambar? Ubaidulloh menjawab; Pada waktu itu dia juga berkata; ‘Kecuali garis atau tulisan pada kain.’ Apakah kamu tidak mendengarnya? Aku menjawab; ‘Tidak’. Dia berkata lagi; ‘Ya sesungguhnya dia telah mengatakan yang demikian.’

Riwayat #7

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ أَبِي الْحُبَابِ مَوْلَى بَنِي النَّجَّارِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا تَمَاثِيلُ
قَالَ فَأَتَيْتُ عَائِشَةَ فَقُلْتُ إِنَّ هَذَا يُخْبِرُنِي أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا تَمَاثِيلُ فَهَلْ سَمِعْتِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ ذَلِكَ فَقَالَتْ لَا وَلَكِنْ سَأُحَدِّثُكُمْ مَا رَأَيْتُهُ فَعَلَ رَأَيْتُهُ خَرَجَ فِي غَزَاتِهِ فَأَخَذْتُ نَمَطًا فَسَتَرْتُهُ عَلَى الْبَابِ فَلَمَّا قَدِمَ فَرَأَى النَّمَطَ عَرَفْتُ الْكَرَاهِيَةَ فِي وَجْهِهِ فَجَذَبَهُ حَتَّى هَتَكَهُ أَوْ قَطَعَهُ وَقَالَ إِنَّ اللَّهَ لَمْ يَأْمُرْنَا أَنْ نَكْسُوَ الْحِجَارَةَ وَالطِّينَ قَالَتْ فَقَطَعْنَا مِنْهُ وِسَادَتَيْنِ وَحَشَوْتُهُمَا لِيفًا فَلَمْ يَعِبْ ذَلِكَ عَلَيَّ

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim; Telah mengabarkan kepada kami Jarir dari Suhail bin Abu Shalih dari Sa’id bin Yasar Abu Al Hubab budak dari Bani An Najjar dari Zaid bin Khalid Al Juhani dari Abu Thalhah Al Anshari ia berkata; Aku mendengar Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Para Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar-gambar. Zaid berkata; ‘Lalu aku menemui Aisyah dan aku tanyakan kepadanya; ‘Abu Thalhah mengabarkan kepadaku bahwa Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Para Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar-gambar.” Apakah anda pernah mendengar Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam menyebutkan hal itu. Aisyah menjawab; ‘Tidak, akan tetapi akan aku ceritakan kepadamu perbuatan beliau yang pernah aku lihat. Aku pernah melihat beliau keluar dalam suatu perjalanan, lalu aku mengambil karpet kemudian aku tutupkan pada pintu. Tatkala Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam datang dan beliau melihat karpet tersebut, aku mengerti ada tanda kebencian dari wajah beliau, kemudian beliau mencabutnya dan memotongnya seraya bersabda; ‘Sesungguhnya Alloh tidak pernah menyuruh kita untuk menutupi batu dan tanah.’ Aisyah berkata; Lalu aku memotongnya untuk dijadikan dua bantal dan aku isi dengan pelepah kurma. Beliau tidak mencelaku atas hal itu.

Riwayat #8

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ دَاوُدَ عَنْ عَزْرَةَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
كَانَ لَنَا سِتْرٌ فِيهِ تِمْثَالُ طَائِرٍ وَكَانَ الدَّاخِلُ إِذَا دَخَلَ اسْتَقْبَلَهُ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَوِّلِي هَذَا فَإِنِّي كُلَّمَا دَخَلْتُ فَرَأَيْتُهُ ذَكَرْتُ الدُّنْيَا قَالَتْ وَكَانَتْ لَنَا قَطِيفَةٌ كُنَّا نَقُولُ عَلَمُهَا حَرِيرٌ فَكُنَّا نَلْبَسُهَا
و حَدَّثَنِيهِ مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ وَعَبْدُ الْأَعْلَى بِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَ ابْنُ الْمُثَنَّى وَزَادَ فِيهِ يُرِيدُ عَبْدَ الْأَعْلَى فَلَمْ يَأْمُرْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَطْعِهِ

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Ibrahim dari Dawud dari ‘Azrah dari Humaid bin ‘Abdurrahman dari Sa’d bin Hisyam dari ‘Aisyah ia berkata; “Kami memiliki tirai bergambar burung yang diletakkan di ruangan rumah bagian depan. Maka setiap orang yang masuk pasti dia akan melihatnya. Lalu Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabdaku: “Wahai ‘Aisyah, pindahkanlah tirai ini! Sebab saat aku masuk dan melihatnya, aku selalu ingat dengan dunia.” ‘Aisyah berkata, “Kami juga memiliki selembar kain tebal yang gambarnya terbuat dari sutera, dan kami biasa memakainya.” Dan Telah menceritakannya kepadaku Muhammad bin Mutsanna; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu ‘Adi dan ‘Abdul A’la melalui jalur ini Ibnu Al Mutsanna berkata; di dalamnya ‘Abdul A’la menambahkan; ‘Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam tidak menyuruh kami untuk memotongnya.’

Riwayat #9

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ سَفَرٍ وَقَدْ سَتَّرْتُ عَلَى بَابِي دُرْنُوكًا فِيهِ الْخَيْلُ ذَوَاتُ الْأَجْنِحَةِ فَأَمَرَنِي فَنَزَعْتُهُ
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ ح و حَدَّثَنَاه أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَلَيْسَ فِي حَدِيثِ عَبْدَةَ قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Hisyam dari Bapaknya dari ‘Aisyah ia berkata; Ketika Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam pulang dari pepergian, beliau melihat kain tirai bergambar kuda bersayap yang aku tutupkan pada pintuku. Maka beliau menyuruhku untuk mencabutnya, dan aku pun mencabutnya. Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan Telah menceritakannya kepada kami Abu Kuraib; Telah menceritakan kepada kami Waki’ dengan sanad ini, namun di dalam Hadits ‘Abdah tidak di sebutkan ‘beliau kembali dari pepergian.’

Riwayat #10

حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ أَبِي مُزَاحِمٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مُتَسَتِّرَةٌ بِقِرَامٍ فِيهِ صُورَةٌ فَتَلَوَّنَ وَجْهُهُ ثُمَّ تَنَاوَلَ السِّتْرَ فَهَتَكَهُ ثُمَّ قَالَ إِنَّ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الَّذِينَ يُشَبِّهُونَ بِخَلْقِ اللَّهِ
و حَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ أَنَّ عَائِشَةَ حَدَّثَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا بِمِثْلِ حَدِيثِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ ثُمَّ أَهْوَى إِلَى الْقِرَامِ فَهَتَكَهُ بِيَدِهِ و حَدَّثَنَاه يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَفِي حَدِيثِهِمَا إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا لَمْ يَذْكُرَا مِنْ

Telah menceritakan kepada kami Manshur bin Abu Muzahim; Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa’d dari Az Zuhri dari Al Qasim bin Muhammad dari ‘Aisyah ia berkata; “Pada suatu ketika, Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam masuk ke kamar saya, sedangkan pada saat itu saya menutupi kamar dengan kain tipis yang bergambar. Maka berubahlah raut wajah beliau dan langsung mengambilnya kemudian merobeknya. Lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat kelak adalah orang yang membuat sesuatu yang serupa dengan ciptaan Alloh. Dan telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya; Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari Al Qasim bin Muhammad bahwa ‘Aisyah Telah menceritakan kepadanya; Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam suatu ketika masuk ke kamar Aisyah -sebagaimana Hadits- Ibrahim bin Sa’d hanya saja dia menggunakan lafazh; ‘kemudian beliau langsung menyambar kain tersebut dan merobeknya dengan tangan beliau. Dan telah menceritakannya kepada kami Yahya bin Yahya dan Abu Bakr bin Abu Syaibah serta Zuhair bin Harb seluruhnya dari Ibnu ‘Uyainah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan ‘Abad bin Humaid mereka berkata; Telah mengabarkan kepada kami ‘Abdur Razaq; Telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhri melalui jalur ini, namun di dalam Hadits keduanya tidak menggunakan kalimat ‘min’ tapi langsung ‘Inna Asyaddan Nasi; Adzaban’ (manusia yang paling keras siksanya)

Riwayat #11

و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ تَقُولُ
دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ سَتَرْتُ سَهْوَةً لِي بِقِرَامٍ فِيهِ تَمَاثِيلُ فَلَمَّا رَآهُ هَتَكَهُ وَتَلَوَّنَ وَجْهُهُ وَقَالَ يَا عَائِشَةُ أَشَدُّ النَّاسِ عَذَابًا عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الَّذِينَ يُضَاهُونَ بِخَلْقِ اللَّهِ قَالَتْ عَائِشَةُ فَقَطَعْنَاهُ فَجَعَلْنَا مِنْهُ وِسَادَةً أَوْ وِسَادَتَيْنِ

Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Zuhair bin Harb seluruhnya dari Ibnu ‘Uyainah; Dan lafazh ini milik Zuhair; Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari ‘Abdurrahman bin Al Qasim dari Bapaknya bahwa dia mendengar ‘Aisyah berkata; “Pada suatu ketika, Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam pernah masuk ke kamar saya, sedangkan pada saat itu saya menutup rak lemari milik saya dengan kain tipis yang bergambar. Ketika melihat gambar itu, Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam langsung merobeknya, dan raut wajah beliau berubah seraya berkata: ‘Hai Aisyah, orang yang paling pedih siksaannya di sisi Alloh pada hari kiamat kelak adalah orang yang membuat sesuatu yang serupa dengan ciptaan Alloh. Aisyah berkata; ‘Aku pun memotongnya dan kain itu aku buat satu bantal atau dua bantal.

Riwayat #12

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ قَالَ سَمِعْتُ الْقَاسِمَ يُحَدِّثُ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّهُ كَانَ لَهَا ثَوْبٌ فِيهِ تَصَاوِيرُ مَمْدُودٌ إِلَى سَهْوَةٍ فَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِلَيْهِ فَقَالَ أَخِّرِيهِ عَنِّي قَالَتْ فَأَخَّرْتُهُ فَجَعَلْتُهُ وَسَائِدَ
و حَدَّثَنَاه إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعُقْبَةُ بْنُ مُكْرَمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَامِرٍ ح و حَدَّثَنَاه إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ جَمِيعًا عَنْ شُعْبَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far; Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari ‘Abdurrahman bin Al Qasim ia berkata; Aku mendengar Al Qasim bercerita dari ‘Aisyah bahwa Aisyah memiliki kain bergambar yang membentang sampai ke raknya. Dan Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam pernah hendak sholat menghadapnya, maka kemudian beliau bersabda: “Singkirkanlah dariku. Aisyah berkata; ‘Kemudian aku menyingkirkannya.’ Setelah itu aku jadikan kain itu menjadi bantal-bantal. Dan telah menceritakannya kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan ‘Uqbah bin Mukram dari Sa’id bin ‘Amir; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakannya kepada kami Ishaq bin Ibrahim; Telah mengabarkan kepada kami Abu ‘Amir Al ‘Aqadi seluruhnya dari Syu’bah melalui jalur ini.

Riwayat #13

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيَّ وَقَدْ سَتَرْتُ نَمَطًا فِيهِ تَصَاوِيرُ فَنَحَّاهُ فَاتَّخَذْتُ مِنْهُ وِسَادَتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Sufyan dari ‘Abdurrahman bin Al Qasim dari Bapaknya dari ‘Aisyah dia berkata; suatu ketika Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam masuk ke kamarku sedangkan aku menutupi pintunya dengan karpet halus yang bergambar. Maka kemudian beliau menyingkirkannya. Setelah itu karpet tersebut aku jadikan dua bantal.

Riwayat #14

و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ أَنَّ بُكَيْرًا حَدَّثَهُ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الْقَاسِمِ حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَنَّهَا نَصَبَتْ سِتْرًا فِيهِ تَصَاوِيرُ فَدَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَزَعَهُ قَالَتْ فَقَطَعْتُهُ وِسَادَتَيْنِ
فَقَالَ رَجُلٌ فِي الْمَجْلِسِ حِينَئِذٍ يُقَالُ لَهُ رَبِيعَةُ بْنُ عَطَاءٍ مَوْلَى بَنِي زُهْرَةَ أَفَمَا سَمِعْتَ أَبَا مُحَمَّدٍ يَذْكُرُ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْتَفِقُ عَلَيْهِمَا قَالَ ابْنُ الْقَاسِمِ لَا قَالَ لَكِنِّي قَدْ سَمِعْتُهُ يُرِيدُ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ

Dan telah menceritakan kepada kami Harun bin Ma’ruf; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb; Telah menceritakan kepada kami ‘Amru bin Al Harits bahwa Bukair bercerita kepadanya, ‘Abdurrahman bin Al Qasim telah bercerita kepadanya, bahwa bapaknya berkata kepadanya, dari Aisyah istri Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam, suatu ketika membentangkan tirai yang bergambar. Lalu Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam masuk dan beliau mencabutnya. Aisyah berkata; ‘Maka aku potong tirai tersebut untuk di jadikan dua bantal. Seorang laki – laki yang pada waktu itu dia di panggil Rabi’ah bin Atha’ -budak dari bani Zuhrah- bertanya dalam sebuah Majilis; ‘Apakah kamu mendengar Abu Muhammad -yaitu Abu Bakr As Shiddiq- menyebutkan bahwa ‘Aisyah berkata; ‘Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersandar pada dua bantal tersebut?.’ Ibnu Al Qasim berkata; ‘Tidak.’ Dia berkata; Akan tetapi aku telah mendengarnya. -maksudnya dari (Al Qasim bin Muhammad).-

Riwayat #15

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّهَا اشْتَرَتْ نُمْرُقَةً فِيهَا تَصَاوِيرُ فَلَمَّا رَآهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ عَلَى الْبَابِ فَلَمْ يَدْخُلْ فَعَرَفْتُ أَوْ فَعُرِفَتْ فِي وَجْهِهِ الْكَرَاهِيَةُ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتُوبُ إِلَى اللَّهِ وَإِلَى رَسُولِهِ فَمَاذَا أَذْنَبْتُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا بَالُ هَذِهِ النُّمْرُقَةِ فَقَالَتْ اشْتَرَيْتُهَا لَكَ تَقْعُدُ عَلَيْهَا وَتَوَسَّدُهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَصْحَابَ هَذِهِ الصُّوَرِ يُعَذَّبُونَ وَيُقَالُ لَهُمْ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ ثُمَّ قَالَ إِنَّ الْبَيْتَ الَّذِي فِيهِ الصُّوَرُ لَا تَدْخُلُهُ الْمَلَائِكَةُ
و حَدَّثَنَاه قُتَيْبَةُ وَابْنُ رُمْحٍ عَنْ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ ح و حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ جَدِّي عَنْ أَيُّوبَ ح و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ ح و حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ الْخُزَاعِيُّ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَخِي الْمَاجِشُونِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ كُلُّهُمْ عَنْ نَافِعٍ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَبَعْضُهُمْ أَتَمُّ حَدِيثًا لَهُ مِنْ بَعْضٍ وَزَادَ فِي حَدِيثِ ابْنِ أَخِي الْمَاجِشُونِ قَالَتْ فَأَخَذْتُهُ فَجَعَلْتُهُ مِرْفَقَتَيْنِ فَكَانَ يَرْتَفِقُ بِهِمَا فِي الْبَيْتِ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya ia berkata; Aku membaca kitab Malik dari Nafi’ dari Al Qasim bin Muhammad dari ‘Aisyah bahwasannya dia membeli bantal-bantal kecil bergambar-gambar. Tatkala Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam melihat bantal-bantal tersebut beliau berhenti di pintu dan tidak terus masuk. Aku segera tahu dari wajah beliau bahwa baliau tidak senang. Kata ‘Aisyah; ‘Ya Rasululloh! Aku bertaubat kepada Alloh dan Rasul-Nya. Apakah kiranya salahku? ‘ Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam balik bertanya: ‘Bantal-bantal apa ini? ‘ Jawab ‘Aisyah; ‘Aku beli untuk tempat duduk Anda, atau tempat Anda bersandar.’ Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Pelukis gambar-gambar ini akan disiksa kelak di hari kiamat seraya dikatakan kepada mereka: ‘Hidupkanlah gambar-gambar yang kamu lukis itu! ‘ Kemudian sabda beliau: Malaikat tidak mau masuk ke dalam sebuah rumah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar. Telah menceritakan kepada kami Qutaibah dan Ibnu Rumh dari Al Laits bin Sa’d; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim; Telah mengabarkan kepada kami Ats Tsaqafi; Telah menceritakan kepada kami Ayyub; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami ‘Abdul Warits bin ‘Abdush Shamad; Telah menceritakan kepada kami Bapakku dari kakekku dari Ayyub; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Harun bin Sa’id Al Laili; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku Usamah bin Zaid; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepadaku Abu Bakr bin Ishaq; Telah menceritakan kepada kami Abu Salamah Al Huza’i; Telah mengabarkan kepada kami ‘Abdul ‘Aziz bin Akhi Al Majisyun dari ‘Ubaidillah bin ‘Umar seluruhnya dari Nafi’ dari Al Qasim dari ‘Aisyah dengan Hadits yang serupa. Dan sebagian mereka lebih lengkap Haditsnya dari yang lain. Di dalam Hadits Ibnu Akhi Al Majisyun ada sedikit tambahan; ‘Aisyah berkata; ‘Lalu aku mengambilnya dan aku buat menjadi dua bantal. Beliau menjadikan keduanya sebagai bantal di rumah.

Riwayat #16

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ جَمِيعًا عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ أَخْبَرَهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الَّذِينَ يَصْنَعُونَ الصُّوَرَ يُعَذَّبُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُقَالُ لَهُمْ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ
حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ وَأَبُو كَامِلٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ ح و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا الثَّقَفِيُّ كُلُّهُمْ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ حَدِيثِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin Mushir; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Al Mutsanna; Telah menceritakan kepada kami Yahya yaitu Al Qaththan seluruhnya dari ‘Ubaidulloh; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair; Dan lafazh ini miliknya; Telah menceritakan kepada kami Bapakku; Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidulloh dari Nafi’ bahwa Ibnu ‘Umar; Telah mengabarkan kepadanya bahwa Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pelukis gambar-gambar ini akan disiksa kelak di hari kiamat seraya dikatakan kepada mereka: ‘Hidupkanlah gambar-gambar yang kamu lukis itu! Telah menceritakan kepada kami Abu Ar Rabi’ dan Abu Kamil keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Hammad; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Isma’il yaitu Ibnu ‘Ulayyah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu ‘Umar; Telah menceritakan kepada kami Ats Tsaqafi seluruhnya dari Ayyub dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam seperti Hadits ‘Ubaidulloh dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam.

Riwayat #17

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ ح و حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُونَ
وَلَمْ يَذْكُرْ الْأَشَجُّ إِنَّ و حَدَّثَنَاه يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ كُلُّهُمْ عَنْ أَبِي مُعَاوِيَةَ ح و حَدَّثَنَاه ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ كِلَاهُمَا عَنْ الْأَعْمَشِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَفِي رِوَايَةِ يَحْيَى وَأَبِي كُرَيْبٍ عَنْ أَبِي مُعَاوِيَةَ إِنَّ مِنْ أَشَدِّ أَهْلِ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَذَابًا الْمُصَوِّرُونَ وَحَدِيثُ سُفْيَانَ كَحَدِيثِ وَكِيعٍ

Telah menceritakan kepada kami ‘Utsman bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A’masy; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakan kepadaku Abu Sa’id Al Asyaj; Telah menceritakan kepada kami Waki'; Telah menceritakan kepada kami Al A’masy dari Adh Dhuha dari Masruq dari ‘Abdillah berkata; Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat kelak adalah orang yang suka menggambar. Namun Al Asyaj tidak menyebutkan kata ‘Sesungguhnya’. Dan telah menceritakannya kepada kami Yahya bin Yahya, Abu Bakr bin Abu Syaibah, Abu Kuraib seluruhnya dari Abu Mu’awiyah; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Dan telah menceritakannya kepada kami Ibnu Abu ‘Umar; Telah menceritakan kepada kami Sufyan keduanya dari Al A’masy melalui jalur ini. Dan dalam riwayat Yahya dan Abu Kuraib dari Abu Mu’awiyah; “Sesungguhnya penguhuni neraka yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat kelak adalah orang yang suka menggambar. Dan Hadits Sufyan seperti Hadits Waki’.

Riwayat #18

و حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ صُبَيْحٍ قَالَ كُنْتُ مَعَ مَسْرُوقٍ فِي بَيْتٍ فِيهِ تَمَاثِيلُ مَرْيَمَ فَقَالَ مَسْرُوقٌ هَذَا تَمَاثِيلُ كِسْرَى فَقُلْتُ لَا هَذَا تَمَاثِيلُ مَرْيَمَ فَقَالَ مَسْرُوقٌ أَمَا إِنِّي سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُا
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشَدُّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُونَ

Dan telah menceritakan kepada kami Nashr bin ‘Ali Al Jahdhami; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdush Shamad; Telah menceritakan kepada kami Manshur dari Muslim bin Shubaih dia berkata; “Aku pernah bersama Masruq di sebuah rumah yang di dalamnya ada patung Maryam. Masruq berkata; ‘Ini adalah patung raja Kisra, aku katakan; ‘Bukan, tapi ini adalah patung Maryam. Masruq berkata; ‘Aku mendengar Abdulloh bin Mas’ud berkata; Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat kelak adalah orang yang suka menggambar.”

Riwayat #19

قَالَ مُسْلِم قَرَأْتُ عَلَى نَصْرِ بْنِ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيِّ عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى بْنِ عَبْدِ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي الْحَسَنِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فَقَالَ إِنِّي رَجُلٌ أُصَوِّرُ هَذِهِ الصُّوَرَ فَأَفْتِنِي فِيهَا فَقَالَ لَهُ ادْنُ مِنِّي فَدَنَا مِنْهُ ثُمَّ قَالَ ادْنُ مِنِّي فَدَنَا حَتَّى وَضَعَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِهِ قَالَ أُنَبِّئُكَ بِمَا
سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّ مُصَوِّرٍ فِي النَّارِ يَجْعَلُ لَهُ بِكُلِّ صُورَةٍ صَوَّرَهَا نَفْسًا فَتُعَذِّبُهُ فِي جَهَنَّمَ
و قَالَ إِنْ كُنْتَ لَا بُدَّ فَاعِلًا فَاصْنَعْ الشَّجَرَ وَمَا لَا نَفْسَ لَهُ فَأَقَرَّ بِهِ نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ

Berkata Muslim; Aku membaca Hadits Nashr bin ‘Ali Al Jahdhami dari ‘Abdul A’la bin ‘Abdul A’la; Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abu Ishaq dari Sa’id bin Abu Al Hasan ia berkata; Ada seseorang yang datang kepada Ibnu Abbas dan berkata; ‘Hai Abdulloh, saya ini adalah orang yang suka menggambar semua gambar ini. Oleh karena itu, berilah fatwa kepada saya mengenai gambar-gambar tersebut!” Ibnu Abbas berkata kepadanya; ‘Mendekatlah kepadaku! ‘ Orang itu pun lalu mendekat. Tetapi Ibnu Abbas tetap berkata; ‘Mendekatlah lagi! ‘ Lalu orang itu mendekat lagi hingga Ibnu Abbas dapat meletakkan tangannya di atas kepala orang tersebut. Setelah itu, Ibnu Abbas berkata; ‘Aku akan menceritakan kepadamu apa yang pernah aku dengar dari Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau telah bersabda: ‘Setiap orang yang suka menggambar itu akan masuk neraka. Alloh akan menjadikan baginya, dengan setiap gambar yang dibuat, sosok yang akan menyiksanya di neraka Jahanam kelak.’ Ibnu Abbas berkata; ‘Jika kamu memang harus tetap melakukannya juga, maka buatlah gambar pepohonan atau benda lain yang tak bernyawa.’ Kemudian Nasr bin Ali menetapkannya.

Riwayat #20

و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ النَّضْرِ بْنِ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
كُنْتُ جَالِسًا عِنْدَ ابْنِ عَبَّاسٍ فَجَعَلَ يُفْتِي وَلَا يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى سَأَلَهُ رَجُلٌ فَقَالَ إِنِّي رَجُلٌ أُصَوِّرُ هَذِهِ الصُّوَرَ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ ادْنُهْ فَدَنَا الرَّجُلُ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ صَوَّرَ صُورَةً فِي الدُّنْيَا كُلِّفَ أَنْ يَنْفُخَ فِيهَا الرُّوحَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَيْسَ بِنَافِخٍ
حَدَّثَنَا أَبُو غَسَّانَ الْمِسْمَعِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا أَتَى ابْنَ عَبَّاسٍ فَذَكَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ

Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin Mushir dari Sa’id bin Abu ‘Arubah dari An Nadhr bin Anas bin Malik ia berkata; Aku duduk di samping Ibnu ‘Abbas dan dia sedang memberi fatwa tanpa mengatakan Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, hingga seseorang bertanya kepadanya; “Sesungguhnya aku adalah orang yang suka menggambar gambar-gambar ini.” Kemudian Ibnu Abbas berkata kepadanya; ‘Mendekatlah.’ Orang itu kemudian mendekat. Ibnu Abbas berkata; Aku mendengar Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang menggambar ketika di dunia, maka pada hari kiamat dia akan disuruh untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut padahal dia tidak dapat meniupkannya. Telah menceritakan kepada kami Abu Ghassan Al Misma’i dan Muhammad bin Al Mutsanna keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam; Telah menceritakan kepada kami Bapakku dari Qatadah dari An Nadhr bin Anas bahwa seorang laki-laki datang kepada Ibnu ‘Abbas, lalu dia menyebutkan Hadits yang serupa dari Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam.

Riwayat #21

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَأَبُو كُرَيْبٍ وَأَلْفَاظُهُمْ مُتَقَارِبَةٌ قَالُوا حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ أَبِي هُرَيْرَةَ فِي دَارِ مَرْوَانَ فَرَأَى فِيهَا تَصَاوِيرَ فَقَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ ذَهَبَ يَخْلُقُ خَلْقًا كَخَلْقِي فَلْيَخْلُقُوا ذَرَّةً أَوْ لِيَخْلُقُوا حَبَّةً أَوْ لِيَخْلُقُوا شَعِيرَةً
و حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ قَالَ دَخَلْتُ أَنَا وَأَبُو هُرَيْرَةَ دَارًا تُبْنَى بِالْمَدِينَةِ لِسَعِيدٍ أَوْ لِمَرْوَانَ قَالَ فَرَأَى مُصَوِّرًا يُصَوِّرُ فِي الدَّارِ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ وَلَمْ يَذْكُرْ أَوْ لِيَخْلُقُوا شَعِيرَةً

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Muhammad bin ‘Abdillah bin Numair serta Abu Kuraib lafazh yang berbeda-beda, mereka berkata; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudhail dari ‘Umarah dari Abu Zur’ah ia berkata; “Saya dan Abu Hurairah pernah masuk ke rumah Marwan. Abu Hurairah melihat beberapa gambar di dalam rumah tersebut dan berkata; ‘Saya pernah mendengar Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman: ‘Siapa lagi orang yang lebih zhalim dari pada orang yang mencoba membuat ciptaan seperti makhluk-Ku? Cobalah jika bisa mereka membuat atom, atau menciptakan biji-bijian, ataupun menciptakan jelai.” Dan Telah menceritakannya kepada ku Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Jarir dari ‘Umarah dari Abu Zur’ah ia berkata; Aku dan Abu Hurairah pernah masuk ke sebuah rumah di kota Madinah milik Sa’id atau Marwan. Abu Zur’ah berkata; kemudian Abu Hurairah melihat beberapa gambar di dalam rumah tersebut. Lalu dia berkata; Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda -dengan Hadits yang serupa- namun tidak menyebutkan lafazh ‘atau menciptakan jelai.’

Riwayat #22

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بِلَالٍ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ تَمَاثِيلُ أَوْ تَصَاوِيرُ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad dari Sulaiman bin Bilal dari Suhail dari Bapaknya dari Abu Hurairah dia berkata; Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung-patung atau gambar-gambar.”